ID Desa
107
Kode Desa
35.20.07.2004
Kecamatan
Plaosan
Nama Desa
Bulugunung
Nama Kepala Desa
Sutarjo
Kode Pos
63361
Telepon
351889621
Email
dsbulugunung@gmail.com
Alamat Kantor
Jalan Raya Kecamatan Poncol Telp. (0351) 889-621 email dsbulugunung@gmail.com kode pos 63361

visi (visi)

"Gotong royong membangun desa yang beragama,berkarya,berbudaya menuju Desa Bulugunung yang adil,makmur,damai dan sejahtera."

Misi (misi)

  1. Meningkatkan Keimanan dan Ketaqwaan Terhadap Tuhan Yang Maha Kuasa Biar Hidup Kita Semakin Terarah.
  2. Meningkatkan Kinerja di Segala Bidang Untuk Kemakmuran Masyarakat.
  3. Melestarikan Budaya Yang Ada di Desa.

Versi pertama menurut penuturan salah satu warga yang sudah berusia lanjut bernama Mbah Kasimin lahir pada hari Rebo Pon wuku Watu Gunung tahun 1932 (tertulis di KTP) sedangkan prestasi prestasinya tahun kelahiran 1913 yang bertempat di Rt.32 Rw.03 Dukuh Babar Kidul,beliau serta nama Desa Bulugunung mengambil nama Nama Yang Bulu di Dukuh Bu kalaket itu. Gunung mengambil nama gunung yaitu Gunung Lawu,sehingga di beri artiAsih Pohon Bulu yang tumbuh di kaki Gunung Lawu.Karena Desa Bulugunung ini juga dibawa kaki Gunung Lawu sebelah selatan.

Beliau (Mbh.Kasimin) juga menuturkan tidak begitu jelas nama asal usul Bulugunung dan siapa yang memberikan nama itu namun ia menyebutkan bahwa Desa Bulugunung dahulunya terdiri dari dua desa yaitu Desa Buket terdiri dari Dukuh Buket,Dukuh Tawang dan Dukuh Claket.Sedangkan Desa Babar terdiri dari Dukuh Babar,Dukuh Geneng,Dukuh Sepring dan Dukuh Sedran.Kemudian di selebihnya,entah,masa itu Kerajaan atau Penjajahan Belanda menjadi satu Desa yaitu Desa Bulugunung. Wallohu a'lam bis showab.

nama Nama Desa Bulugunung disampaikan mantan Perangkat Desa Bulugunung Mbah Mangun Pardi Sambong lahir tanggal 01 Juli 1937 (tertulis di KTP) dari jasa lahir lahir 1923 masa bakti 1971-1993 yang bertempat tinggal di Buket Rt.08 Rw.01,beliau menuturkan itu nama Bulugunung nama Bulugunung nama dari namah Pohon Bulu yang tumbuh sangat rindang dan besar di Buket sebelah Selatan.Sedangkan nama gunung menurut penuturannyaku tawang itu sendiri yang namanya Tawang atau Gunung geografisnya ada diatas gundukan tanah yang berbukit berbeda dari tempat-tempat yang lain mirip jadi gunung,carilah bila ramai ada masa lalu atau jaman yang akan dinamakan Bulugunung dengan makna per antarapaduan antara Pohon Bulu yang tumbuh di Buket dan Tawang (Gunung) yang terletak di sebelah baratnya Buket.Masih menurutanliau penutur yang pemersatuan Desa Babar dan Desa Buket terjadi pada masaan provinsi tiga tanpa kapan kapan kapan kapan kapan kapan dijadikan satu Desa Bulugunung. Wallohu a'lam bis showab.

Versi sumber data selanjutnya berasal dari Mbah Karto Gudel lahir tanggal 01 Juli 1937 bertempat tinggal di Rt.26 Rw.03 Babar Lor,yang mengatakan Desa Bulugunung kemungkinanrasal dari nama yang berasih Pohon Bulu yang sangat besar serta ri dusun Buket,sedangkan Gunung kemungkinanrasal menjadi dari gundukan tanah yang tinggi tanggul atau yang terletak di Tawang baratnya Dusun Buket yang gunung gunung. Jadi dipadukan menjadi satu antara Dusun Buket yang tumbuh Pohon Bulu,sedangkan Tawang yang tempatnya miriph Gunung maka jadilah nama Bulugunung yang akhirnya disebut nama desa yaitu Desa Bulugunung ini.

Begituan penutur yang disampaikan Nara Sumber kepada pencari data Legenda Desa Bulugunung. Wallohu a'lam bis showab.

Versi sumber data selanjutnya berasal dari Mbah Karto Gudel lahir tanggal 01 Juli 1937 bertempat tinggal di Rt.26 Rw.03 Babar Lor,yang mengatakan Desa Bulugunung kemungkinanrasal dari nama yang berasih Pohon Bulu yang sangat besar serta ri dusun Buket,sedangkan Gunung kemungkinanrasal menjadi dari gundukan tanah yang tinggi tanggul atau yang terletak di Tawang baratnya Dusun Buket yang gunung gunung. Jadi dipadukan menjadi satu antara Dusun Buket yang tumbuh Pohon Bulu,sedangkan Tawang yang tempatnya miriph Gunung maka jadilah nama Bulugunung yang akhirnya disebut nama desa yaitu Desa Bulugunung ini.

Begituan penutur yang disampaikan Nara Sumber kepada pencari data Legenda Desa Bulugunung. Wallohu a'lam bis showab.