ID Desa
87
Kode Desa
35.20.05.2018
Kecamatan
Kawedanan
Nama Desa
Karangrejo
Nama Kepala Desa
Suharno, S.E.
Kode Pos
63382
Telepon
Email
Alamat Kantor
Jl. Raya Bendo, Purwosari, Karangrejo, Kec. Kawedanan, Kabupaten Magetan


       Menurut asal usul katanya, Karangrejo terdiri dari dua suku kata yakni Karang dan Rejo. Karang mengandung arti batu dan Rejo mengandung makna ramai. Jadi Karangrejo berarti banyak bebatuan. Namun bila diartikan secara sejarahnya, maka desa ini penduduknya mempunyai semangat yang keras bagai batu di dalam mencapai cita-cita. Dan karena semangat yang keras, pantang menyerah inilah banyak didatangi oleh masyarakat dari luar untuk ngangsu kawruh pada masyarakat dan pemuka desa ini. Risalah singkat ini ditulis bukan hanya rekayasa penulis saja, namun bersumber dari beberapa tokoh desa Karangrejo yang diterima dari nenek moyang yang dituturkan secara turun temurun dari cerita para tokoh diceritakan sejak awal tokoh pimpinan desa ini yang hingga kini selalu dipimpin satu keturunan secara turun temurun bagai sistem kerajaan. Mulai dari demang (sebutan lurah zaman dahulu) hingga lurah dan kepala desa (sebutan sekarang) walau sekarang pemilihan kepala desa bukan dengan keturunan tapi dengan pemilihan sesuai dengan zamannya, namun yang terpilih selalu masih keturunan pemimpin sebelumnya, yang berarti masih ada trahnya. Tidak banyak diketahui mulai kapan dukuh Purwoseco dan Karangrejo disatukan, karena kurangnya peninggalan dan data yang kami peroleh. Kedua pedukuhan ini menjadi satu kawasan dan tidak ada pembatasan yang jelas. Mulai tahun 1984 desa Karangrejo dibagi menjadi 3 dusun, yaitu wilayah Karangrejo bagian barat disebut dudun Karangrejo, wilayah bagian tengah disebut dusun Purwosari, sedangkan wilayah timur disebut dusun Purwoseco. Dengan tertangkapnya Pangeran Diponegoro oleh Belanda banyak pengikut Pangeran diponegoro yang kocar kacir hingga ada yang melarikan diri untuk mencari perlindungan ke desa Karangrejo. Salah satunya adalah Ki Surodiko. Yang karena kewibawaannya dan kesaktiannya akhirnya menjadi demang yang pertama di desa Karangrejo. Sedangkan yang memimpin pedukuhan adalah seorang palang yang bernama Ki Mangun Wijoyo.